Peluang Usaha Budidaya ternak Ayam

Bingung memikirkan semakin hari pengeluaran semakin banyak sedangkan pemasukan tidak lagi memenuhi kebutuhan sehari-hari. Ingin usaha sampingan untuk menambah penghasilan tanpa menguras waktu dan tenaga yang banyak? Usaha beternak ayam bisa menjadi salah satu alternatifnya.Sistem beternak ayam lebih sederhana dan mudah tanpa menguras waktu dan tenaga yang banyak baik dalam pemeliharaan dan pemberian pakan. Peluang usaha ternak ayam ini masih dapat dijalankan meskipun Anda bekerja. Ingin tahu lebih banyak lagi kiat dan tips menjalankan bisnis ini, silahkan simak lebih lanjut.

 

Sebelum mulai beternak ayam, ada beberapa hal yang perlu diketahui. Secara garis besar syarat pokok dalam mengusahakan ternak ayam agar usaha ini dapat berjalan adalah sebagai berikut :

1. Penguasaan ilmu.

· Breeding, mengenai pemilihan dan penggunaan bibit unggul
ditingkat final stock serta strain tertentu. Pengetahuan ini dapat dengan mudah diperoleh melalui buku-buku ataupun informasi dari pihak yag sudah berpengalaman.

· Feeding, mengenai penyediaan dan pemberian makanan ayam.

· Management, mengenai tata laksana perkandangan, perawatan,
pamasaran dll.

· Disease management, mengenai kebersihan / sanitasi, vaksinasi, dll.

 

2. Kemauan yang kuat.

· Ketekunan dalam memelihara dan membesarkan ternak.

· Disiplin, menumbuhkan tanggungjawab terhadap hidup matinya ayam.

· Tidak mudah putus asa, kesabaran dalam menanggulangi kesulitan
ekonomis maupun teknis.

Secara umum dalam budidaya ternak ayam, produksi ternak dipengaruhi oleh dua faktor :

1. Faktor genetis.

Ini menyangkut keturunan yang akan mempengaruhi selanjutnya terhadap tinggi rendahnya produksi. Sehingga pemilihan bibit merupakan tahapan yang sangat penting dan membutuhkan perhatian khusus.

 

2. Faktor luar.

Adapun faktor luar yang mempengaruhi antara lain : tata
laksana perkandangan, makanan, lingkungan, dan penyakit.

 

Apabila faktor genetis dan faktor luar dapat kita kendalikan dengan baik, niscaya budidaya ternak ayam ini dapat berjalan dengan maksimal.

 

Dalam budidaya ternak ayam, ada dua (2) jenis ayam yang biasa diternakkan selain ayam kampong, yaitu : Ayam pedaging (Broiler) dan Ayam petelur (layer).

PEMELIHARAAN AYAM

 

Pertumbuhan dan perkembangan ternak ayam, melalui beberapa tahapan. Hal-hal yang perlu dipersiapkan dalam tiap fase pertumbuhan ternak ayam dalam budidaya ternak ayam ini adalah :

 

I. Fase awal

a. Brooder (kandang) yang baik

b. Alat-alat pemanas yang stabil

c. Konstruksi indukan yang baik

 

Konstruksi Brooder yang baik :

· Lantai mudah dibersihkan.

· Tinggi tempat makan dan minum 2,5 cm diatas punggung ayam.

· Ukuran tempat makan, panjang 1,5 cm (ayam umur 1-2 minggu) dan 5 cm (ayam umur 2-8 minggu), lebar 8 cm, dalam 6 cm.

· Ukuran tempat minum, separoh dari tempat makan.

· Ukuran brooder :

o 15-20 ekor/m2 (umur 1 hari-8 minggu),

o 10-15 ekor/m2 (umur 8-22 minggu),

o 4-6 ekor/m2 (umur lebih dari 22 minggu).

 

II. Fase pertumbuhan

a. Pada fase ini populasi hunian 5-10 ekor/m2 .

b. Pemberian makanan sebaiknya 2 kali sehari. Kadar protein pada ransum 4-16%.

 

III. Fase Bertelur

a. Untuk ayam petelur, pada umur 5,5-6 bulan ayam sudah bertelur.

b. Makanan, protein disarankan kira-kira 17 %.

c. Pada wal bertelur supaya diberi feed suplement atau extra vitamin.

d. Kandang dengan popoulasi 4-5 ekor/m2, tebal lantai 25-30 cm,sarang perteluran 35 x 35 x 40 cm/5 ekor.

e. Produktifitas telur, perlu pengaturan kadar protein dalam ransum,
pemberantasan cacing dan kutu ayam secra regular, penyediaan air minum
yang bersih dan memadai.

Seperti telah disebutkan diatas, salah satu faktor yang mempengaruhi produksi ternak adalah faktor luar, diantaranya tata laksana perkandangan. Adapun syarat kandang ayam yang bagus untuk skala budidaya ternak ayam adalah sebagai berikut :

1. Mempunyai ventilasi udara.

2. Terkena sinar matahari.

3. Lantai terbuat dari tanah, semen, dengan dialasi dengan serbuk gergaji tau sekam padi.

4. Mempunyai tempat makanan dan minuman.

5. Mempunyai tempat bertengger.

6. Pemenuhan kebutuhan makanan yang cukup bagi ternak ayam. Makanan itu sendiri mempunyai fungsi :

a. Memenuhi kebutuhan hidup.

b. Membentuk sel dan jaringan hidup.

c. Menggantikan sel yang rusak.

d. Bahan untuk berproduksi.

Dalam budidaya ternak ayam, pakan ternak merupakan faktor yang berperan dalam menentukan kualitas produlsi yag dihasilkan baik itu daging ataupun telur ayam. Hal yang mutlak diperhatikan terutama zat-zat makanan adalah :

 

a. Karbohidrat, sebagai sumber energi untuk mobilitas tubuh ayam dan resistensi terhadap pengaruh lingkungan.

Sumber : jagung dan beras.

b. Lemak, sebagai sumber energi dan alat transportasi buat vitamin A,D, E, dan K.

Sumber : Kacang tanah, dedak halus, kedelai, bungkil kelapa, tepung ikan, tepung daging, dsb.

c. Protein, untuk pertumbuhan tulang, urat, daging, kulit, bulu, dan
menggantikan jaringan-jaringan tubuh yang rusak.

Sumber : tepung daging, tepung darah, tepung ikan, susu, bekicot, siput, cacing dll (hewani); kacang tanah, kacang kedelai, kacang hijau, kacangpanjang, bungkil kelapa dll (nabati).

d. Mineral, untuk alat berproduksi, seperti : kalsium (pembentukan
tulang dan kulit telur), natrium (darah), HCl (getah lambung), Fe
(butir darah merah), yodium (kelenjar gondok) dll.

Sumber : tepung tulang, tepung kerang, kapur dsb.

e. Vitamin, mempertahankan kesehatan tubuh dan kemampuan berproduksi.
Sumber : minyak ikan, susu, hati (vitamin A); jagung, katul, kacangkacangan (vitamin B1); jagung, beras, daunan hijau (vitamin B2);padi-padian, ikan ragi, hijauan (vitamin B6), kotoran lembu/kerbau (vitamin B12), minyak ikan, susu, kacang-kacangan (vitamin D); touge, hijauan, padi-padian (vitamin E), dll.

f. Air, fungsi air adalah :

· Membantu proses pencernaan.

· Membawa zat makanan ke seluruh tubuh.

· Mengatur suhu tubuh dan metabolisme.

· Pembuangan sisa makanan.

Lebih dari 60 % tubuh ayam terdiri dari kandungan air. Ayam selalu minum setiap 15-20 menit.

g. Energy Tambahan

· Antibiotic, fungsi untuk menstimulir pertumbuhan, mencegah penyakit,dan efisiensi setiap perubahan ransum. Sumber : penicillin,terramycin, exythromycin, dll.

· Feed Suplement, fungsi untuk mencegah penularan penyakit,mempercepat pertumbuhan, meningkatkan produksi, dll.

Sumber : PremixB, Premix A, TM 10, Egg Formula, Rovimix AD3, Mineral, dll.

· Concentrate, campuran bahan makanan yang dilengkapi dengan : protein, carbohydrat, lemak, dan zat kasar lainnya. Concentrate complit terdiri dari protein, mineral, dan vitamin

· Hijauan, fungsi untuk menambah nafsu makan dan tambahan vitamin.

Sumber : daun-daunan berwarna hijau yang segar.

 

Uraian diatas adalah komponen -komponen utama yang perlu diperhatiakan dalam pemberian pakan ternak ayam. Berikut sampel pemberian makanan untuk masing-masing jenis ternak ayam :

Pakan ayam pedaging (broiler)

Bahan-bahan :

1. Konsentrat 20 %.

2. Dedak 35 %.

3. Jagung giling 25 %.

4. Bungkil Kelapa 20 %.

 

 

Pakan ayam petelur (layer)

Bahan-bahan :

1. Konsentrat 25 %.

2. Dedak 35 %.

3. Jagung giling 40 %.

4. Mineral 0,1 %.

 

Setelah semua faktor (genetis dan faktor luar) dalam budidaya ternak ayam dipenuhi dengan baik, diharapkan usaha ternak ayam ini dapat berproduksi dengan baik dengan kualitas yang maksimal.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s